Kirimdev + Hermes Agent: Fitur Kirimdev Lewat Chat WhatsApp
Hermes Agent Kirimdev: owner chat ke nomor bisnis, AI menjalankan Public API — kirim template, cek inbox, kelola tanpa buka dashboard. Plugin open source MIT.
Ringkasan singkat:
- Hermes Agent memungkinkan owner mengakses Public API Kirimdev lewat chat WhatsApp — kirim template, cek inbox, kelola kontak tanpa buka dashboard
- Plugin kirimdev-hermes open source (MIT), Anda deploy sendiri sebagai gateway
- Hanya untuk owner dan nomor internal perusahaan; chat pelanggan tetap masuk ke inbox Kirimdev atau integrasi lain
- Berbagi API key yang sama dengan REST dan MCP Server — satu kredensial untuk semua kanal akses
- Berjalan di atas biaya platform Kirimdev mulai Rp 25.000/bulan; tarif Meta terpisah langsung ke akun WhatsApp Business Anda
Kirimdev punya integrasi Hermes Agent: owner chat ke nomor bisnis WhatsApp Anda, AI membalas dan menjalankan perintah lewat Public API — kirim template, cek inbox, dan seterusnya tanpa buka dashboard.
Plugin resmi kirimdev-hermes (MIT) menerima webhook dari Kirimdev dan memanggil API yang sama dengan REST dan MCP.
Untuk owner dan nomor internal perusahaan. Chat pelanggan tetap masuk ke inbox Kirimdev, n8n, atau integrasi API Anda.
Apa itu Hermes agent Kirimdev?
Hermes Agent Kirimdev adalah gateway yang menghubungkan chat WhatsApp owner ke Public API Kirimdev lewat model AI. Owner mengirim pesan bahasa natural ke nomor bisnis (“kirim template order_shipped ke Budi resi JNE123”); Hermes menerima webhook, meminta LLM menerjemahkan perintah menjadi pemanggilan API, mengeksekusinya, lalu membalas ringkasan ke chat yang sama.
Plugin dirancang untuk owner dan tim internal — bukan untuk melayani pelanggan. Chat pelanggan tetap masuk ke inbox Kirimdev, workflow n8n, atau integrasi API produksi Anda sesuai konfigurasi routing.
Fitur Kirimdev yang terhubung
| Fitur Kirimdev | Lewat integrasi ini |
|---|---|
Public API /v1 | Kirim pesan, template, interactive atas perintah owner |
Webhook message.received | Trigger saat owner chat ke line bisnis |
| Template & inbox | Tools kirimdev_list_templates, kirimdev_send_template, dan seterusnya |
| Multi-tenant & API key | Isolasi per organisasi — sama dengan REST dan MCP |
Alur singkat
Owner chat ke nomor bisnis (di Kirimdev)
│
▼
Kirimdev ── webhook message.received ──► Gateway Hermes
▲ │
│ ├── LLM
└──── Public API (kirim / cek / dll.) ◄──┘
│
▼
Owner terima balasan di WhatsApp
Panduan teknis: docs Kirimdev · Install & deploy: kirimdev-hermes di GitHub
MCP atau Hermes — sama-sama akses Kirimdev
Keduanya adalah fitur integrasi Kirimdev untuk owner. Perbedaannya hanya lewat mana Anda chat:
| MCP Server Kirimdev | Kirimdev + Hermes | |
|---|---|---|
| Chat lewat | AI agent via MCP client (Claude, ChatGPT, Cursor) | WhatsApp ke nomor bisnis Anda |
| Kapan aktif | Saat client MCP dipakai | Gateway berjalan terus |
| Akses data | Tools MCP (send_message, list_conversations) | Tools kirimdev_* di plugin |
| Cocok untuk | Uji API, debug, tugas ad-hoc lewat AI | Owner: kirim template, cek inbox tanpa laptop |
Satu API key Kirimdev, nomor yang sama — bisa memakai keduanya secara paralel.
Contoh: apa yang bisa owner lakukan
1. Kirim template & cek inbox
Nomor owner didaftarkan di KIRIMDEV_OWNER_USERS. Chat ke line bisnis, minta apa saja yang biasanya Anda lakukan di dashboard:
“List template approved di nomor toko.”
“Kirim template order_shipped ke 628123456789 dengan resi JNE123.”
“Ada berapa conversation masih open hari ini?”
Anda yang berbicara; Kirimdev yang mengeksekusi lewat API. Pelanggan hanya menerima pesan yang Anda minta — bukan mengobrol langsung dengan Hermes.
2. Follow-up order tanpa buka dashboard
“Kirim template pengingat pembayaran ke 628987654321, nama Budi, invoice INV-99.”
Plugin memanggil kirimdev_send_template, kirimdev_send_buttons, dan tools lain — fitur Kirimdev yang sama, antarmuka chat WhatsApp.
3. Ringkasan harian
Atur KIRIMDEV_HOME_CHANNEL + cron Hermes → digest ke owner (jumlah chat open, dan seterusnya). Kampanye massal tetap lewat Broadcasts di Kirimdev.
4. Beberapa nomor internal perusahaan
KIRIMDEV_ALLOWED_USERS untuk co-founder atau ops — chat pelanggan tetap masuk ke inbox Kirimdev.
Kapan pakai Hermes, kapan tidak
| Skenario | Rekomendasi |
|---|---|
| Owner ingin akses Kirimdev lewat chat WhatsApp | Pakai Hermes |
| Akses Kirimdev lewat AI agent teknis (Claude, Cursor) | Pakai MCP |
| Pelanggan butuh auto-reply AI | Pakai AI Agent atau n8n |
| Backend produksi kirim notifikasi order | Pakai Public API + webhook |
| Broadcast ribuan kontak | Pakai Broadcasts |
| Tidak ada engineer untuk deploy gateway | Mulai dari MCP dulu — Hermes butuh self-host |
Langkah berikutnya
- Daftar / login Kirimdev — connect nomor
- Install & deploy: kirimdev-hermes (README + DEPLOY.md)
- Ringkasan integrasi: docs Kirimdev
Baca berikutnya: Kirimdev MCP Server · Integrasi API, Webhook & n8n · AI Agent WhatsApp otomatis
Pertanyaan yang sering muncul
Apa itu Hermes Agent Kirimdev? Hermes Agent adalah plugin open source (MIT) yang menerima webhook dari Kirimdev saat owner mengirim chat ke nomor bisnis. Plugin memanggil Public API Kirimdev sesuai perintah owner — kirim template, cek inbox, atau kelola kontak — lalu membalas ke chat WhatsApp yang sama.
Apa bedanya Hermes Agent dan MCP Server Kirimdev? Keduanya memberi akses ke Public API Kirimdev via AI. Hermes cocok untuk owner yang ingin akses lewat chat WhatsApp (tanpa laptop atau client MCP). MCP Server cocok untuk pengembang atau tim teknis yang bekerja lewat AI agent seperti Claude, Cursor, atau ChatGPT.
Apakah pelanggan bisa memakai Hermes Agent? Tidak. Hermes Agent hanya menanggapi nomor yang terdaftar di KIRIMDEV_OWNER_USERS atau KIRIMDEV_ALLOWED_USERS. Chat dari pelanggan tetap masuk ke inbox Kirimdev, n8n, atau integrasi API lain sesuai konfigurasi Anda.